Apa Tujuan Pondok Pesantren Menurut Ahli

Tujuan Pondok Pesantren Menurut Ahli

“Tujuan pendidikan ya untuk memperbaiki diri”, bila jawabannya seperti itu tidak lah salah. Benar sepenuhnya, tetapi bagaimana tujuan pesantren yang lebih khusus itulah yang perlu kita ketahui. Terlebih bagi orang yang ingin sekolah pesantren. Sehingga jalannya pesantren beriringan dengan tujuan. Mari, kita bahas tujuan pesantren berdasarkan pendapat ahli.

Berdasarkan Arifin, secara khusus tujuan pondok pesantren merupakan mempersiapkan para santri untuk sebagai orang ‘alim pada ilmu agama yg diajarkan oleh kyai dan mengamalkannya pada rakyat.

Sedangkan secara awam, pondok pesantren bertujuanmembimbing santri sebagai insan yg berkepribadian Islam yg mampu dengan ilmu agamanya sebagai mubaligh Islam dalam warga kurang lebih melalui ilmu dan amalnya (Saifuddin, 2015).

Dari Misjaya dkk, tujuan pesantren ialah membentuk insan yg memiliki pencerahan yg tinggi bahwa ajaran Islam bersifat komprehensif (Misjaya, 2019).

Menurut mantan mentri kepercayaan RI, Tholkhah Hasan, pesantren harus bisa menjadi forum pendidikan Islam yg melakukan transfer ilmu agama (tafaqquh fi al-din) serta nilai-nilai Islam, forum keagamaan yang melakukan kontrol sosial (Islamic values), dan sebagai forum keagamaan yang melakukan rekayasa sosial (social engineering) atau perkembangan warga (community development).

Berdasarkan Irfan Paturohman, tujuan pondok pesantren merupakan buat berbagi kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan, siswa buat sebagai ahli kepercayaan serta atau sebagai muslim yang memiliki keterampilan atau keahlian buat membangun kehidupan Islami pada warga (Paturohman, 2012).

Tujuan utama pesantren menurut Kelik Stiawan serta M. Tohirin merupakan menjadi daerah buat mendalami ilmu-ilmu agama yang merujuk pada buku-buku Islam klasik. pada rangka pedagogi tadi, kyai menggunakan metode sorongan, bandongan, muhawarah, serta mudzakarah (Kelik Setiawan, 2015).

Dari Hendri Kariyanto, tujuan pondok pesantren artinya membangun serta membuatkan kepribadian Muslim, yaitu kepribadian yg beriman dan bertaqwa pada tuhan yg Maha Esa, berakhlak mulia dan bisa mengusai ajaran-ajaran Islam serta mengamalkannya sehingga bermanfaat bagi kepercayaan , warga serta negara (Kariyatno, 2019).

Orang-orang ahli di atas menyampaikan tujuan pesantren pada satu bingkai yang sama, yaitu membuat manusia berkepribadian islam, memiliki pencerahan agama, menyebarkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan sebagai akibatnya membawa kemaslahatan bagi umat manusia itulah hal yang ingin diwujudkan oleh pesantren.

Tidak berbeda jauh dengan dengan tujuan pendidikan pada umumnya, namun pesantren mempunyai karakteristik spesial tersendiri yaitu kepribadian yang berlandaskan Islam.

Apakah Pesantren Mencari Keuntungan Financial?

“Duit tidak dibawa mati, akan tetapi tidak terdapat duit seakan mau mati”, itu pernyataan yang seringkali kita dengar di masyarakat maupun kita baca di jejaring sosial. Diukur secara nalar, kalimat itu mengandung kebenaran. Bagaimana tidak, semua hal dewasa ini dihargai dengan uang dan terus berinflasi sebab keadaan.

Misalnya saja harga masker, sebelum Covid-19 harga per kotaknya hanya sekitar Rp20.000 namun langsung melonjak pada saat pandemic bahkan mencapai Rp200.000/kotak yang berisi 50 lbr di beberapa daerah. Dapat dibayangkan betapa matinya tak ada uang saat itu.

Namun, walaupun tidak terdapat uang serasa mati. Apakah pesantren berorientasi keuntungan? Jawabannya tidak, pesantren merupakan organisasi nirlaba yg tidak profit oriented. Kegiatan mereka secara khusus didedikasikan buat pengembangan dan kemajuan santri (sosial).

“Berapa dana yg telah dihabiskan oleh pesantren saat ini?” tanya saya pada pengurus sebuah pesantren. “ketika ini sudah lebih kurang 2,5 M” jawabnya, hal ini benar-benar luar biasa. Padahal pesantren bukan oraganisasi profit oriented, tetapi tetap dapat berjalan sebagaimana porsinya sinkron dengan tujuan.

Jadi apakah pesantren akan mati sebab tidak mencari keuntungan? Tentu tidak, sebab pesantren mempunyai dana yang bersumber dari rakyat maupun pemerintah, baik berupa bantuan gratis atau dalam bentuk lainnya.

Sehingga jawaban dari persoalan agar pesantren terus bertahan di samping mereka tidak mencari keuntungan adalah pengelolaan keuangan yang baik.

Itulah beberapa tujuan pondok pesantren menurut beberapa ahli, beberapa pendapat itu sebenarnya sejalan yaitu penciptaan santri yang berkarakter islami dan membawa manfaat kepada orang sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.