Pengertian Database, Manfaat dan Fungsinya

Pengertian Database

Pengertian database (pangkalan data) adalah istilah teknologi jaringan komputer yang memiliki banyak manfaat berupa saving data yang saling terhubung dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai data management system (DBMS).

Secara umum, database berfungsi sebagai wadah tempat informasi dan data disimpan pada suatu program.

Namun, bagaimana pandangan ahli mengenai pengertian database. Mari kita bahas dari pandangan Fathansyah, beliau mengatakan bahwa Basis data terdiri dari dua 2 kata, yakni Basis dan data. Basis kurang lebih dapat diartikan pula sebagai gudang atau markas, tempat bersarang atau berkumpul.

Sedangan Data merupakan representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (Siswa, peagawai, pelanggan dan pelanggan), hewan, barang, peristiwa, keadaan, konsep, dan sebagainya yang terekam dalam bentuk huruf, simbol, teks, angka, gambar, bunyi, atau kombinasi lainnya.

Sedangkan menurut Indrajani, pengertian basis data, yakni sebuah kumpulan data yang berkaitan secara logis serta merupakan penjelasan dari data tersebut yang dibuat dengan tujuan agar menemukan data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan dan organisasi.

Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan data yang saling terintegrasi karena basis data dibuat untuk digunakan oleh banyak pengguna, memegang data operasional dan juga penjelasan tentang data tersebut, dan menghindari duplikasi data.

Berikutnya menurut Bambang Hariyanto, dia berpendapat bahwa pengertian basis data ialah kumpulan data (elementer) yang secara logik berkaitan dalam merepresentasikan fenomena atau fakta secara terstruktur dalam domain tertentu agar mendukung aplikasi pada sistem-sistem tertentu.

Abdul Kadir & Terra Ch. Triwayuni juga berpendapat mengenai pengertian database ini, mereka mengatakan bahwa basis data merupakan suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling berhubungan sehingga memudahkan aktivitas untuk mendapat informasi.

Ahli berikutnya yang juga berpendapat mengenai pengertian database ini adalah Linda Marlinda yang mengemukakan bahwa database merupakan sebuah susunan dan kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi serta perusahaan yang diorganisir atau dikelola lalu disimpan secara terintegrasi dengan memakai metode tertentu menggunakan komputer sehingga bisa menyediakan informasi optimal yang dibutuhkan oleh pemakainya.

Connolly dan Begg juga mengungkapan mengenai pengertian database, beliau menyatakan bahwa database merupakan kumpulan data yang telah terbagi dan terhubung secara logikal serta deskripsi dari data yang dirancang untuk memenuhi keperluan informasi suatu organisasi.

Manfaat dan Fungsi Database

1. Manfaat Database

Berikut adalah beberapa keuntungan bekerja dengan sistem database:

  • Tidak ada redundansi data, database dapat membantu meminimalkan redundansi data. Redundansi adalah munculnya banyak data dalam file yang berbeda.
  • Integritas data tetap terjaga, database menjamin integritas data yang tinggi, dimana database akan menjamin akurasi, aksesibilitas, konsistensi dan kualitas data yang tinggi.
  • Dengan mempertahankan independensi data, database mempertahankan independensi data di mana orang lain tidak dapat mengubah data, bahkan jika data tersebut dapat diakses.
  • Kemudahan berbagi data, penggunaan perangkat lunak database dapat digunakan untuk berbagi data atau informasi dengan pengguna lain.
  • Menjaga keamanan data, database menjamin keamanan informasi dan data, di mana dimungkinkan untuk memasukkan kode akses untuk beberapa data yang tidak dapat diakses.
  • Kemudahan dalam mengakses data, dengan adanya database Anda dapat mempermudah dalam mengakses dan memperoleh data karena semua data telah tertata dengan baik.

2. Fungsi Database

Setelah memahami pengertian dari database, Anda juga perlu mengetahui apa fungsi dari database. Berikut ini adalah beberapa fungsi database:

  • Mengelompokkan data dan informasi agar lebih mudah dipahami.
  • Pencegahan duplikasi data dan inkonsistensi data.
  • Menyederhanakan proses menyimpan, mengakses, memperbarui, dan menghapus data.
  • Menjaga kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan inputnya.
  • Membantu proses penyimpanan data berukuran besar.
  • Membantu meningkatkan kinerja aplikasi yang memerlukan pengarsipan data.

Tipe Database

Struktur database ditentukan oleh tipe atau modelnya. Beberapa model tersebut adalah:

1. Database relasional

Model yang paling banyak digunakan adalah model database relasional. Tabel-tabel dalam model ini harus saling berhubungan, atau berhubungan satu sama lain dengan masing-masing tabel menyimpan informasi atau atribut tertentu (kolom) pada setiap record (baris).

2. Database berorientasi objek

Informasi dalam database berorientasi objek direpresentasikan dalam bentuk objek, seperti dalam pemrograman berorientasi objek.

3. Database terdistribusi

Basis data terdistribusi terdiri dari dua atau lebih file yang terletak di situs yang berbeda. Basis data dapat disimpan di beberapa komputer, terletak di lokasi fisik yang sama, atau tersebar di jaringan yang berbeda.

4. Data Warehouse

Pengertian database warehouse adalah jenis database yang dirancang khusus untuk kueri dan analisis cepat. Ini seperti tempat penyimpanan seperti gudang.

5. Database NoSQL

Basis data NoSQL, atau basis data non-relasional, memungkinkan Anda untuk menyimpan dan memanipulasi data tidak terstruktur dan semi terstruktur. Database NoSQL menjadi lebih populer karena aplikasi web menjadi lebih umum dan lebih kompleks.

6. Graph Database

Graph Database menyimpan data dalam bentuk entitas dan relasi entitas.

7. Database OLTP

Pengertian database OLTP adalah basis data analitis cepat yang dirancang untuk sejumlah besar transaksi yang dilakukan oleh banyak pengguna.

8. Basis data sumber terbuka

Sistem basis data sumber terbuka adalah sistem yang kode sumbernya bersifat sumber terbuka; Basis data dapat berupa basis data SQL atau NoSQL.

9. Database cloud

Berisi kumpulan data, terstruktur atau tidak terstruktur, yang berada pada platform cloud pribadi, publik, atau hybrid. Ada dua jenis model basis data cloud: tradisional dan basis data sebagai layanan (DBaaS). Dengan DBaaS, aktivitas administrasi dan pemeliharaan dilakukan oleh penyedia layanan.

10. Multimodel database

Tipe multimodel ini akan menggabungkan berbagai tipe model database menjadi satu bagian yang terintegrasi. Itu dapat menampung berbagai jenis data.

11. Database Dokumen / JSON

Dirancang untuk menyimpan, mengambil, dan mengelola informasi

Itulah pembahasan mengenai pengertian database, fungsi, manfaat, dan tipe database. Semoga ini bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.