Ekonomi Digital Dan Dampaknya

Dewasa ini, segala sesuatu jadi praktis contohnya ketika anda ingin membeli buku. Anda tidak perlu lagi berjalan jauh ke toko buku untuk membelinya, cukup mengambil smartphone kemudian bukan aplikasi jual beli online, pilih buku, bayar, kemudian orang akan mengantarkan buku ke pintu rumah anda.

Praktis… gak perlu repot..

Lalu, apakah ini ekonomi digital? yuk kita bahas secara lengkap berikut ini.

Pengertian Ekonomi Digital

Ekonomi digital merupakan kegiatan ekonomi yang dikombinasikan dengan pemanfaat internet dan Artificial intelligence (AI).

Semenjak adanya ekonomi digitial, banyak kegiatan ekonomi yang menjadi lebih praktis. Misalnya perdaganan, dulu orang-orang memerlukan sebidang tanah untuk membangun toko-toko mereka bahkan lebih dari sebidang tanah. Dapat dibayangkan berapa modal yang mereka keluarkan untuk hal tersebut.

Sekarang, orang-orang dapat membuka tokonya hanya bermodalkan smartphone dan bahkan jangkauan nya lebih luar jika dibandingkan dengan toko fisik. Dengan memanfaatkan website maupun marketplace online, semuanya menjadi serba praktis.

Bahkan, era ekonomi digital ini telah merubah sistem pembayaran. Sistem pembayaran yang semula dilakukan secara tunai, dapat dilakukan melalui online. Dengan menggunakan e-waller pembayaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Dapat dikatakan bahwa era ekonomi digital ini sangat merubah kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia, bahkan dunia secara keseluruhan.

Tapi, apakah kalian tau ternyata ekonomi digital ini adalah produk lama yang dikenalkan oleh Don Tapscott tahun 1995 melalui bukunya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intellidence. Disebutkan bahwa ekonomi digital adalah kegiatan ekonomi yang didasarkan pada teknologi digital internet.

Nama lain dari ekonomi digital ini adalah internet economy, web economy, digital-based economy, new economy knowledge, dan new economy.

Dimana menurut Tapscott, web economy ini memiliki 12 atribut yaitu:

a. Knowladge : kekuatan dari pengetahuan diterjemahkan kedalam inovasi untuk menghasilkan keunggulan.

b. Digitalization : teknologi digital dan informasi digital digunakan untuk transaksi bisnis.

c. Virtualization : perubahan barang fisik menjadi virtual.

d. Molecularization : Heavy organization yang tradisional berubah menjadi light organization yang lebih fleksibel.

e. Internetworking : jaringan ekonomi dibentuk dengan jaringan internet.

d. Disintermediation : transaksi dapat dilakukan secara peer to peer tanpa perantara

f. Convergence : Konvergensi komputasi, komunikasi, dan konten bersama-sama membuat multimedia interaktif yang menjadi platform penting.

g. Innovation : sumber utama membentuk inovasi ekonomi adalah imajinasi dan kreativitas manusia

h. Prosumption : mass customization adalah aspek kunci dalam ekonomi digital, bukan mass production

i. Immediacy : Perbedaan waktu saat memesan barang dengan saat diproduksi dan dikirim menyusut secara drastis disibebakan kecepatan digital teknologi.

j. Globalization : Tidak ada batas untuk transaksi global

k. Discondance : Akan pemisah antara orang yang mengerti teknologi dan yang tidak mengerti. Karena itu harus memiliki pengetahuan akan teknologi dalam ekonomi digital.

Dampak Ekonomi Digital

Setelah memahami mengenai makna dari web economy, kita akan coba melangkah pada dampak ekonomi digital dibeberapa bidang yang telah terjadi sebagai berikut :

a. Transportasi

Dewasa ini, telah banyak berkurang orang yang berprofesi sebagai tukang ojek konvensional. Mereka yang duduk dari pagi sampai sore, menunggu orang-orang disekitar mereka membeli jasa mereka.

Mengapa? Karena profesi itu telah tersaingin dengan adanya Gojek yang merupakan buah dari ekonomi digital. Inilah dampaknya, ada pekerjaan yang dirubah sistemnya oleh web economy

Tentu ini lebih memudahkan pengguna jasa, karena mereka cukup klik di smartphone mereka dan mereka akan memperoleh jasa jemputan yang mereka inginkan.

Bahkan tidak hanya jemputan, tapi juga pesan antar makanan serta belanja harian yang akhirnya juga berdampak pada pelaku UMKM yang ingin menyalurkan dagangannya.

b. Perbankan

E-wallet adalah hasil dari ekonomi digital. Ini adalah produk yang diciptakan oleh OVO dan Dana.

Mereka mencoba menyajikan produk yang dapat menggantikan uang tunai dan memudahkan pengguna melakukan transaksi. Artinya, E-wallet ini telah memenuhi atribut yang dijelaskan oleh Tapscott di atas yaitu virtualization, yang mana benda fisik seperti uang berubah menjadi benda virtual.

c. Kesehatan

Pernah dengar halodoc? ini adalah salah satu dampak dari ekonomi digital terhadap dunia kesehatan. Orang-orang tidak perlu lagi konsultasi langsung ke rumah sakit untuk menanyakan hal-hal seputar kesehatan.

Dengan menggunakan smartphone, mereka dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan. Sehingga antrian pasien yang panjang di rumah sakit dapat teratasi.

d. Bisnis

Modal menciptakan beberapa bisnis di era digital ekonomi ini menjadi lebih miring dibandingkan jaman dulu. Mengapa demikian? karena mereka tidak perlu lagi menyediakan uang untuk membangun toko fisik.

Cukup bermodalkan perangkat digital seperti smartphone serta internet, akan banyak toko yang mereka bisa buat. Terlebih batasan jarak dan waktu juga dapat teratasi karena adanya marketplace ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.