Berbagai Teknik Analisis Data

Pengertian Teknik Analsis Data

Sebelum kita mempelajari pemahaman tentang berbagai teknik analisis data, kita belajar terlebih dahulu mengenai pendapat ahli mengenai teknik analisis data seperti di bawah ini.

  1. Qomari.
    Salah satu tahapan paling penting dalam proses penelitian adalah tahap analisis data. Tahap analisis data adalah tahap yang tidak dapat dilupakan dalam proses penelitian. Tahap ini memerlukan data yang dikumpulkan dengan menggunakan berbagai teknik pengumpulan data, kemudian diproses dan disajikan untuk membantu menjawab masalah penelitian yang diteliti (2009: 1).
  2. Stainback.
    Analisis data adalah hal penting dalam proses penelitian kualitatif. Ini berarti meninjau dan memahami hubungan dan konsep dalam kekuasaan, sehingga hipotesis dapat dikembangkan dan dievaluasi.
  3. Spradley.
    Analisis data dalam penelitian adalah cara berpikir. Ini berhubungan dengan pengujian sistematis untuk menentukan bagian, relasi antara bagian, dan relasi secara keseluruhan. Analisis adalah mencari pola.
  4. Bogdan.
    Teknik analisis data adalah proses menemukan data secara sistematis diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan mengatur data ke dalam kategori, menguraikan ke dalam unit, melakukan sintesis, menyusun pola yang penting untuk dipelajari, dan dibuat Kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain (Zakariah, et al, 2020: 52).

Berdasarkan pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa analisis data adalah proses dalam penelitian yang dilakukan setelah pengumpulan data, dengan menganalisis, memproses, mengatur, dan mengaturnya, maka kesimpulan dari hasil keseluruhan hasil.

Teknik analisis data ini tidak hanya dalam penelitian kualitatif, tetapi juga dalam penelitian kuantitatif, sehingga analisis data akan ditemui oleh berbagai perbedaan yang harus kita ketahui. Untuk memfasilitasi pemahaman teknik analisis data, pelajari tujuan dari teknik analisis data di bawah ini, ya!

Teknik Analisis Data Beserta Tujuannya

Teknik analisis data tentu memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam penggunaannya dalam sebuah penelitian. Analisis data adalah tahap penting dalam penelitian ini. Teknik analisis data ini sangat berhubungan atau bergantung pada model penelitian serta problem yang telah ditentukan. Dapat dikatakan bahwa teknik analisis data hanya dapat dilakukan ketika poin penelitian telah dipenuhi, seperti pengumpulan data yang tepat yang disesuaikan dengan masalah dalam penelitian tertentu.

Tujuan teknik analisis data adalah untuk menentukan atau mendapatkan kesimpulan secara keseluruhan yang berasal dari data penelitian yang telah dikumpulkan oleh para peneliti. Selain itu, teknik analisis data bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan data penelitian, sehingga dapat dipahami oleh orang lain.

Teknik analisis data ini bervariasi berbagai jenis. Untuk memahami lebih banyak, baca sampai selesai!

Berbagai teknik analisis data

Secara umum, teknik analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 (dua) jenis lebar, yaitu teknik analisis data penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penjelasannya seperti di bawah ini.

1.Teknik analisis data kualitatif

Analisa data kualitatif adalah analisa data yang berasal dari data-data yang terjaring dari pengerjaan pengumpulan data, adalah rekam & catat, tinjauan pustaka, wawancara, serta partisipasi. Teknik analitik data kualitatif yakni teknik analitik yang berkonsentrasi pada data-data yang bersifat kualitatif.

Pada teknik analitik data kualitatif menganalisa atau membahas mengenai konsep-konsep suatu persoalandan tak disertai data-data berupa angka-angka. Teknik analisa data pada penelitian kualitatif ada 3, yakni analisa konten, analisa wacana, dan analisa naratif. Penjelasannya adalah berikut.

a. Analisa Konten/Isi (Content Analysis)

Analitik konten berasal dari komunikasi penelitian dan berpotensi menjadi salah satu yang paling penting menjadi teknik penelitian dalam ilmu sosial. Analisa konten konten berupaya untuk mengkaji data-data dalam konteks tertentu, terkait dengan individu-kategori atau atribut-kebiasaan mereka (Krippendorf, 1989:403).

Pada analisa konten, data lazimnya diciptakan atau diperoleh} oleh pengamat yang merekam atau mentranskripsikan menjadi materi tekstual, dapat berupa gambar atau bunyi yang pantas untuk analisa (Hayes & Krippendorff, 2007).

b. Analisa Wacana (Discourse Analysis)

Teknik analisa wacana pada penelitian kualitatif bertujuan untuk menganalisa wacana-wacana atau komunikasi antarorang dalam suatu konteks sosial tertentu. Bidang yang dianalisa pada analisa wacana merupakan berupa ceramah, artikel, bahasa, percakapan (lisan dan nonverbal), dan sebagainya.

c. Analisa Naratif
Teknik analitik data naratif pada penelitian kualitatif bertujuan untuk menelaah atau meneliti mengenai kumpulan deskripsi suatu momen atau fenomena yang terjadi, kemudian menyajikannya dengan wujud narasi atau cerita. Model analitik naratif ini yakni mengenai kajian biografi.

2. Teknik Analitik Data Kuantitatif

Teknik analitik data kuantitatif yaitu teknik yang mengolah atau mengelola data-data bersifat angka-angka atau statistik. Pada teknik analisa data kuantitatif, data-data yang diaplikasikan yakni data-data angka atau data numerik yang bisa dihitung secara ideal dengan perhitungan rumus statistik. Data-data kuantitatif hal yang demikian berupa survei, arsip data, peringkat, dan sebagainya.

Teknik analisa pada penelitian kuantitatif ada 2, yakni analisa deskriptif dan analisa inferensial. Penjelasannya yakni sebagai berikut.

a. Statistik Deskriptif

Analitik data deskriptif pada penelitian kuantitatif yakni analitik data dengan metode membuktikan atau mendeskripsikan data-data yang ditemukan secara apa adanya. Deskripsi pada penelitian kuantitatif yaitu membuktikan data-data yang berupa angka-angka dengan deskripsi menurut data hal yang demikian secara terang. Figur penelitian mengenai analisa deskriptif kuantitatif adalah perhitungan data atau jumlah pekerjaan, dsb.

b. Statistik Inferensial
Salah satu tugas statistik inferensial merupakan menarik ikhtisar mengenai suatu variabel yang diteliti menurut data yang didapat untuk digeneralisasikan pada populasi. Generalisasi pada penelitian kuantitatif merupakan suatu sistem pengambilan kesimpulan kepada golongan individu yang lebih luas jumlahnya menurut data yang didapatkan dari sekelompok individu yang sedikit jumlahnya (Winarsunu, 2006:11).

Pada statistik inferesial, bertujuan untuk menetapkan sejauh mana data-data penelitian mewakili atau merepresentasikan populasi. Statistik inferensial tak bisa dilaksanakan dengan sistem menerapkan cara dan teknik yang sama pada data yang berbeda. Penjelasannya yakni sebagai berikut.

  • Data nominal, mengaplikasikan analitik golongan
  • Data ordinal, mengaplikasikan non-parametrik
  • Data interval & rasio, mengaplikasikan parametrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.