Sistem Informasi Manajemen


Sistem informasi manajemen adalah hal menarik untuk diperbincangkan. Dan apa yang ada dibenak kita setelah mendengar kalimat ini? mari kita ulas dari makna sistem itu sendiri, informasi, sistem informasi, sistem informasi manajemen, dan hal-hal pelengkap lainnya.

Sistem Informasi Menurut Ahli

Terdapat dua kelompok pendekatan dalam pendefinisian sistem, yaitu kelompok yang menekankan pada prosedur dan kelompok yang menekankan pada elemen atau komponennya. Pendekatan yang menekankan pada prosedur mendifiniskan sistem sebagai suatu jaringan kerja prosedut-prosedut yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponen mendifinisakan sistem sebagai kumpulan elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Kedua kelompok definisi ini adalah benar dan tidak bertentangan. Yang berbeda hanyalah pendekatannya.Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Konsep lain yang terkandung dalam definisi sistem adalah konsep sinergi. Konsep ini mengandaikan bahwa dala suatu sistem output suatu organisasi diharapkan lebih besar daripada output individual atau outuput masing-masing bagian. Kegiatan bersama yang dilakukan oleh bagian yang terpisah tetpi saling berhubungan akan menghasilkan efek total yang lebih besar daripada jumlah bagian secara individu dan terpisah. Ini berarti bahwa 2 tabah 2 tidak sama dengan 4, tetapi mungkin sama dengan 5 atau lebih. Karena itulah sistem organisasi mengutamakan perkejaan-pekerjaan di dalam tim. Selain itu, cara pandang sistem mensyaratkan suatu pelaksanaan secara integratif baik menyangkut manusia, perkakas, metode, maupun sumber daya yang digunakan, oleh sebab itulah ada berbagai macam cara dalam mengategorikan suatu sistem (Sutabri, 2012).

Sutabri mendefinisikan informasi sebagai data yang diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dala proses pengambilan keputusan. Sistem informasi akan mengolah data menjadi informasi atau mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi penerimanya, hal serupa juga dikemukakan oleh The Liang Gie dalam Konsep Sistem Informasi.

Sistem informasi dalam lingkup manajemen dapat digunakan untuk memberikan keunggulan kompetitif kepada perusahaan. Pendukung utama keunggulan kompetitif adalah Michael Porter, yang mengembangkan konsep-konsep seperti rantai nilai dan sistem nilai. Sistem informasi dapat mencapai keunggulan kompetitif pada tiga tingkatan: strategis, taktis, dan operasional. Ketika ketiga tingkatan diatas bekerja untuk mencapai tujuan yang sama, maka perusahaan akan dapat meraih potensi keuntungan yang paling besar (Wibowo, 2014).

Selain itu, sistem informasi manajemen merupakan sistem informasi yang sudah terkomputerisasi yang bekerja karena adanya transaksi manusia dan komputer. Sistem infomasi manajemen mencakup tugas-tugas yang sangat luas termasuk analisis keputusan dan sebagai alat untuk membuat keputusan (Porf. Dr. Sri Mulyani NS, 2016).

Berdasarkan uraian di atas, sistem informasi dapat di artikan sebagai satu kesatuan untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang bermanfaat bagi pihak terkait, dan lebih baik dilakukan secara komputerisasi. Alangkan lebih baik apabila sistem informasi tersebut dituangkan dalam bentuk floawchart sehingga tergambar secara jelas urutan informasi tersebut.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Kumpulan atau rangkaian proses dimana data diproses, dianalisis, dan ditampilkan sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan, itulah yang dikatakan sebagai sistem informasi manajemen (SIM). System ini dapat menjadi alat yang sangat berperan dalam mendukung dan mengontrol operasional perusahaan.
Tujuan utama dari SIM ini adalah untuk menghimpun dan mengontrol semua data yang ada pada berbagai level bisnis, meringkasnya dan kemudian memfasilitasi pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis.
Sistem ini berbasis komputer dan dapat berupa spreadsheet Excel atau aplikasi lain yang lebih kompleks. Selain itu, data dapat diakses dan diproses secara internal dan eksternal. Sehingga sistem informasi yang digunakan lebih efisien dan produktif.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Keputusan suatu perusahaan terhadap suatu proses bisnis harus didasarkan pada informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini lah peran utama dari sistem informasi manajemen, sehingga secara ringkas SIM memiliki fungsi utama sebagai berikut :

1. Sebagai alat mengambil keputusan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, keputusan perusahaan harus didasarkan pada informasi yang relevan. Sistem informasi manajemen lah yang bertanggung jawab dalam penyediaan informasi tersebut. Sehingga diharapkan perusahaan dapat terus mengalami kemajuan karena keputusan keputusan bisnis yang tepat.

2. Sebagai alat menemukan masalah

Apabila ditemukan kesalahan dalam manajemen, maka informasi dari SIM akan menjadi solusi trouble tersebut.

3. Membantu perbandingan kinerja bisnis

Karena adanya pemantauan kinerja bisnis secara terus menerus demi terciptanya informasi relevan maka akan tercipta rekam jejak kinerja bisnis yang dapat menjadi pedoman dalam pembentukan perbandingan kinerja bisnis apabila suatu saat diperlukan.

4. Sebagai alat koordinasi antar departemen

Masing-masing departemen dalam sebuah perusahaan tentu memiliki tugas dan tanggungjawab mereka masing -masing sehingga perlu sebuah sistem yang menjaga keterhubungan antara satu titik dengan titik lainnya sehingga tetap tergabung dalam satu kesatuan yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.